Home » » Penyelesaian Soal Peta Topografi/ Kontur

Penyelesaian Soal Peta Topografi/ Kontur

Written By Abdi Negara on Friday, May 23, 2014 | 4:54 AM

Peta topografi merupakan peta yang menggambarkan kenampakan tinggi rendah permukaan bumi. Dalam peta topografi simbol yang sering dijumpai adalah garis kontur yang membedakan jarak antar ketinggian. Kali ini saya akan membahas tentang salah satu cara menghitung derajat kemiringan lereng pada peta topografi.Kontur adalah garis yang menunjukkan ketinggian yang sama, Garis kontur biasanya terdapat pada peta topografi.
Ciri-ciri kontur:
  1. tidak berpotongan
  2. satu garis menunjjukan satu ketinggian
  3. garis kontur rapat = lereng terjal/curam
  4. garis kontur renggang = lereng landai
  5. angak kontur menunjukkan interval (CI)
  6. angka kontur dalam satuan meter
  7. lereng terjal cocok untuk wilayah konservasi/hutan dan PLTA
  8. lereng landai cocok untuk wilayah pemukiman, pertanian, dan jalur pendakian 



    Mencari skala peta dari garis kontur

    Rumus:
    Skala = CI x 2000 m

    CI adalah kontur interval / beda tinggi yang didapat dari pengurangan angka ketinggian kontur di garis atas dikurangi angka ketinggian kontur di garis yangbawahnya.

    Contoh:
    Diketahui dari sebuah peta, selisih garis antar kontur adalah 100 meter. Berapa skala peta tersebut?
    a. 1 : 100.000
    b. 1 : 150.000
    c. 1 : 200.000
    d. 1 : 250.000
    e. 1 : 300.000

    Jawab:
    CI = 100 meter
    Skala = CI x 2000 m
             = 100 m x 2000 m
             = 200.000

    Jadi skala peta tersebut adalah 1:200.000

    Mencari kontur interval/beda tinggi (CI)

    Rumus:
    CI = 1/2000 x skala

    Contoh:
    Diketahui skala peta topografi adalah 1:100.000. Berapa beda tinggi antar kontur dalam peta tersebut?

    a. 5 meter
    b. 50 meter
    c. 55 meter
    d. 500 meter
    e. 555 meter

    Jawab:
    CI = 1/2000 x skala
        = 1/2000 x 100.000
        = 50

    Jadi, beda tinggi antar kontur dalam peta tersebut adalah 50 meter

    Mencari tinggi kontur pada titik tertentu

    Rumus:
    d1/d2 x CI + tc atau
    BC/AC x CI + tc

    d1 =jarak B-C pada peta
    d2 =jarak A-C pada peta
    CI =kontur interval/beda tinggi
    tc =angka kontur C / di bawah jarak ke-1

    Contoh:
    Jarak antara kontur A ke kontur B pada peta adalah 5 cm, sedangkan jarak antara kontur B ke kontur C adalah 3 cm. Titik kontur A berketinggian 50 meter dan titik kontur C berketinggian 25 meter. Skala peta adalah 1:50.000. Berapa ketinggian kontur B pada peta tersebut?
    a. 34,4 meter
    b. 35,4 meter
    c. 36,4 meter
    d. 37,4 meter
    e. 38,4 meter

    Jawab:
    Cari dahulu kontur intervalnya (CI)
    CI = 1/2000 x skala
        = 1/2000 x 50.000
        =  25 meter

    d1= B-C = 3 cm
    d2 = A-C = (B-C) + (A-B) = 3 + 5 = 8  cm

    Kx = d1/d2 x CI + tc
         = 3/8 x 25 meter + 25 meter
         =75/8 x 25 meter
         = 34,375 meter

    Jadi, ketinggian titik B pada peta tersebut adalah 34,4 meter

    Mencari beda tinggi dalam satuan persen (%)

    Rumus:
    Kemiringan lereng = Beda tinggi/jarak x 100 %

    Contoh;
    Diketahui titik kontur X berketinggian 225 meter dan titik Y berketinggiann 125 meter. Jarak antara X-Y pada peta dengan skala 1:50.000 adalah 4 cm. Berapa persen kemiringan lereng X-Y?
    a. 25 %
    b. 20 %
    c. 15 %
    d. 10 %
    e. 5 %

    Jawab:

    Rumus: Beda Tinggi/jarak x 100 %

    Beda tinggi X-Y = 225 - 125 meter
                             = 100 meter
                             = 10.000 cm

    Jarak X-Y pada peta 4 cm
    Jarak sebenarnya= jarak x skala
                             = 4 x 50.000
                             = 200.000 cm

    Kemiringan Lereng X-Y adalah
    = Beda tinggi / jarak x 100 %
    = 10.000/200.000 x 100 %
    =  5 %

    Jadi, kemiringan lereng X-Y adalah 5 %
Share this article :

1 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !