Home » » Innalillah...3 RW Luluh Lantak Akibat Jebolnya Bendungan Way Ela

Innalillah...3 RW Luluh Lantak Akibat Jebolnya Bendungan Way Ela

Written By M. Yusuf on Friday, July 26, 2013 | 1:03 AM

Setelah sebelumnya ditetapkan dengan status Awas, Bendungan Wae Ela akhirnya jebol juga. Air limpahan dari waduk langsung menyapu separuh desa Negeri Lima, Kecamatan Leituhu, Maluku Tengah. Menurut Kepala Desa atau Raja Negeri Lima, Surahman Pasihatu, sebanyak 3 Soa atau RW di Desa Negeri Lima tak lagi tersisa. "Rumah-rumah penduduk hancur dan tersapu ke laut. Warga yang sudah di evakuasi sejak Rabu malam bisa selamat, sehingga tidak memakan korban jiwa. Namun empat warga masih dinyatakan hilang sedangkan puluhan lainnya yang merupakan orang tua lanjut terluka karena panik dan berlarian," jelas Surahman Pasihatu, Kamis (25/7/2013).
Data yang dikeluarkan Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) mencatat 24 orang luka ringan, 8 luka berat, 1 warga meninggal dunia dan satu warga lainnya hilang. "Pengungsi diperkirakan sekitar 5.227 (1.027 KK) yang tersebar di beberapa titik," jelas Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Kamis petang. 

Dia mengatakan, tinggi air akibat jebolnya bendungan mencapai 6-7 meter saat itu dan menyebabkan 470 rumah warga, 3 Sekolah Dasar (SD), 1 SMAN 5 Leyhitu, 1 madrasah, 2 mushola, 1 kantor KUD rusak berat. Air juga meneyebabkan sarana air bersih bagi warga rusak total. "Kondisi bendungan saat ini sudah surut," singkatnya. BNPB, sambung Sutopo telah mengambil langkah-langkah kongkrit di lapangan semisal mencari korban yang masih hilang dan segera memenuhi kebutuhan masyrakat setempat. Dua unit pesawat Hercules untuk mengangkut bantuan logistik pun sudah dikirimkan." Bantuan logistik berupa tambahan lauk pauk 1250 paket, sandang 1250 paket, kidsware 1250 paket, family kit 1250 paket, tenda pengungsi 20 paket, tenda gulung 500 lembar, peralatan dapur 304 paket, kelambu 500 lembar, dan sebagainya," tambahnya.

Sebelumnya, BNPB sudah meramalkan jika waduk Way Ela bakal jebol jika terjadi hujan terus menerus. Pasalnya titik rembesan yang terjadi pada 18 Juli lalu telah mencapai 42 titik. "Kondisi ini sangat membahayakan para penduduk jika tidak diantisipasi," tutur Sutopo ketika itu. Bendungan Way Ela adalah bendungan alami yang terbentuk akibat longsoran tebing yang menutup alur sungai di desa Negeri Lima, Kec. Leyhitu, Kab. Maluku Tengah. Panjang bendungan mencapai 1100 m dengan lebar 300 m dan kedalaman 35 m. Volume sekitar 19,8 juta meter kubik atau hampir 20 kali lipat daripada volume air Situ Gintung. 
Sementara itu, dari pantau di lokasi kejadian, material sapuan air bah bendungan Way Ela ini membentuk semacam pulau di laut sepanjang lebih dari satu kilometer. Hingga saat ini belum ada laporan tentang korban jiwa, namun empat warga dinyatakan masih hilang dan masih dalam pencarian.
Selain itu, puluhan orang terluka saat berusaha menyelamatkan diri. Mereka yang teruka ini adalah warga yang tinggal dipesisir desa Negeri Lima yang belum mau dievakuasi beberapa waktu lalu.
( sumber Sindo.news & Gatra )

Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !